Latest Updates
Showing posts with label SERVICE COMPUTER. Show all posts
Showing posts with label SERVICE COMPUTER. Show all posts

Cara Mengatasi BOOTMGR is Missing Image is Corrupt The System Cannot Boot

BOOTMGR is Missing Image Is Corrupt The System Cannot Boot adalah suatu masalah serius pada Windows yang terjadi karena kesalahan konfigurasi / setting pada BIOS,Harddisk yang telah badsector,BIOS yang telah ketinggalan zaman ataupun adanya pemasangan kabel ATA / SATA yang kendor.Biasanya kemunculan pesan error ini datang dengan tiba-tiba pas saat kita hendak menghidupkan komputer/laptop,dengan layar berwarna hitam disertai pesan error tersebut.Untuk memperbaiki masalah ini dan bagaimana mengatasinya agar tidak terjadi lagi di kemudian hari,saya menganjurkan agar pemakai windows 7 untuk memperhatikan hal-hal berikut ini :

1.Lakukan CheckDisk secara berkala 
2.Scan komputer / laptop dengan antivirus dengan rutin
3.Jangan menginstal suatu software yang tidak cocok dengan spesifikasi komputer/laptop
4.Bagi yang memasang dualboot pada PC / Laptop disarankan kapasitas Hardisknya 500 GB
Cara untuk Memperbaiki BOOTMGR is Missing Image Is Corrupt The System Cannot Boot  :
1.Cobalah ulang restart komputer / laptop kalau memang pesan error ini hanya kebetulan saja.
2.Periksalah keadaan kabel ATA/SATA,lepas lalu pasangkan kembali
3.Periksa pengaturan harddrive di BIOS,jika ragu pilih opsi Auto.
4.Update Bios 
5.Bila masih tidak berhasil lakukan Repair Start Up Windows
6.Lakukan Instal ulang Windows jika cara diatas belum juga bisa
7.Bila masih tidak bisa juga,cara terakhir adalah lepaskan Harddisk dan pasangkan pada komputer lain,lalu lakukan Checkdisk,bisa juga dengan menscan badsector hdd dengan PTDD Partition Table Doctor atau Hirens Boot CD.

Cara Repair dengan DVD Windows 7 :
1.Masukkan dvd installer windows 
2.Atur bios,setting Boot ke internal dvd lalu save ( F10 ),otomatis restart
3.Saat hidup sambil tekan-tekan F8,lalu pilih Savemode With CommandPrompt
4.Pilih Next
5.Pilih Repair Your System
6.Tunggu sebentar ,.   lalu pilih Next
7.Pilih Command Prompt
8.Di dalam Command Prompt, ketikkan C:   
9.Enter, lalu ketikkan lagi cd boot  lalu tekan Enter 
10.Ketikkan lagi Bootrec/FixMbr  ,  lalu tekan Enter
11.Ketikkan lagi Bootrec/FixBoot   lalu tekan Enter
12.Ketikkan lagi Bootrec/RebuildBCD  lalu tekan Enter
13.Exit  dan Restart

Berilah komentar Anda pada artikel ini.




Cara Memperbaiki Blue Screen of Death

Blue  screen of death atau layar biru kematian adalah masalah serius bila terjadi pada komputer atau sistem operasi pada komputer anda,masalah ini muncul hanya sekejap atau sekilas pada layar monitor dengan menampilkan berupa kode error blue screen yang kadang kita tidak tahu cara mengatasi kerusakan seperti ini..Bila komputer anda mendapatkan masalah ini maka komputer anda tidak akan bisa login sama sekali ke windows alias mati. Nah cara untuk mengatasi masalah blue screen ini adalah dengan membuka harddisk anda lalu coba dipasangkan di komputer yang lain,setelah itu scan harddisk anda dengan tool bawaan windows dengan checkdisk,(bisa anda pelajari DI SINI ( CARA CHECKDISK ).
Atau anda bisa cari di Google sebuah tool yang menurut saya cukup mumpuni untuk membersihkan kerusakan / bad sektor hardisk yaitu PTDD Partition Table Doctor.
Setelah selesai anda pasang kembali harddisk yang sudah discan ke komputer anda,bila masih muncul bsod,pasti ada kesalahan pada hardware ataupun software yang mengalami konflik atau crash.
Pada hardware itu seperti dari kabel IDE yang longgar pemasangannya atau ada yang patah pinnya,Memory RAM coba ditukar posisinya dan pasanglah dengan pas,sebelum itu bersihkan pin pin pada RAM dengan penghapus pensil,gosok dengan pelan dan searah.Cek putaran kipas prosessor,bila lambat putarannya maka coba perbaiki dengan memberi oli atau minyak pada bagian tengah kipas,biasanya dibalik label kipas / fan lubangnya dan tutup kembali dengan lakban.Cek semua pemasangan kabel apakah ada yang kurang pas.
Semoga info yang saya berikan bisa membantu anda bila mendapatkan komputer anda tidak mau hidup atau rusak.

Cara Menginstal Microsoft Office 2010


Microsoft office 2010 hanya bisa dipasang di Sistem Operasi XP 3 ke atas dengan syarat yang harus dipenuhi adalah :
1.Memory RAM minimal 2 GB
2.Space kosong HDD minimal 20 GB
3.Processor minimal 1 Ghz
Microsoft office  ini tidak banyak yang berubah, tetapi hanya ditambah dengan beberapa tampilan ribbon.
Berikut adalah langkah-langkah menginstall microsoft office 2010 :
1.Aplikasi Microsoft Office 2010 bisa berupa dalam CD/DVD atau pun dalam bentuk .rar
2.Jika menggunakan CD/DVD masukkan kedalam CD/DVD ROM, kalau .rar extract file
3.Pilih SETUP.EXE

4.Setelah klik setup, tunggu proses instalasi tersebut berjalan


5.Selanjutnya masukan product key, product key biasanya berjumlah 25 angka yang Anda dapatkan sewaktu membeli aplikasi Micorosoft office, baik angka maupun huruf.



6.Centang pada tulisan “ I accept the terms of this agreement ”  lalu klik continue.



7.Setelah itu anda diminta memilih “ Upgrade ” atau “ Costumize ”,  kalau upgrade adalah untuk meng-install semua paket microsoft office 2010. Jika kita tidak memilih aplikasi semua, maka kita bisa menggunakan customize untuk memilih beberapa aplikasi yang kita butuhkan.
Lalu kita pilih upgrade seperti dibawah ini :



Gambar dibawah ini kalau kita pilih customize :



Tetapi setelah kita memilih microsoft yang kita perlukan kemudian kita klik “ upgrade ”
8.Instalasi microsoft office 2010 akan berjalan dan  membutuhkan waktu yang cukup lama.



9.Setelah proses instalasi tersebut selesai Anda akan disuruh memilih antara go to office online ( baiknya tidak usah ) atau close saja, tetapi yang kita pilih “ close ”  untuk menyelesaikan proses instalasi tersebut.




10.Instalasi microsoft office 2010 telah selesai. Selamat Mencoba.
Baca juga tentang Cara Menginstal Office 2010 di Windows XP 2 DI SINI


Cara Proteksi Password Shared Folder Windows XP


Pada jaringan komputer kita bisa membuat folder dapat diakses oleh komputer lain dengan cara sharing, dan apabila folder tersebut tidak ingin diakses oleh semua komputer dalam jaringan tetapi hanya orang tertentu saja, caranya adalah dengan memberikan password pada folder tersebut, sehingga hanya orang yang mengetahui password tersebut bisa mengakses folder tersebut.
Salah satu feature tersebut sudah tidak ada di Windows XP hanya pada windows versi sebelumnya feature tersebut tersedia.  Pada Windows XP pembatasan akses pada user account tertentu saja bisa dilakukan, tetapi itupun hanya pada jaringan komputer yang login ke domain saja, dan tidak bisa dipakai pada jaringan / network tanpa domain.
Caranya agar feature memprotek shared folder di Windows XP bisa digunakan adalah dengan mengaktifkan   Guest accountdan memberikan password di account Guest, Langkahnya :

Buka Control Panel (click Start - Control Panel) pilih User Accounts, click  Guest account



Click tombol Turn on the Guest Account
Click Start – Run



Ketik CMD






Ketik Net user guest password tekan ENTER



Kemudian buka kembali Control Panel – User Accounts click Guest Account
  click Change Password



Isi password pada field Type New Password dan ulangi lagi pada field Type New Password kemudian click tombol Change Password 



Maka shared folder sudah terpoteksi dengan password, pada komputer yang akan mengakses folder tersebut akan diminta mengisi password.
Cara mensharing folder seperti biasa, click kanan pada folder yang hendak disharing pilih Sharing and Security… click Share this folder on the Network







Pada gambar adalah opsi Simple File Sharing, apabila tidak muncul bisa diaktifkan, buka Windows Explorer, click Tools - Folder Options pada Tab View pada Advance Setting pilih Use simple file Sharing tekan OK



Selesai.

Cara Membuat Password Share Folder Pada Windows XP



Untuk memberikan password  pada share folder Windows XP, ikuti petunjuk berikut ini:
  • Login sebagai Administrator Windows XP
  • Klik Start, Control Panel, User Accounts.
  • Klik Account Guest dan pastikan user Guest menjadi aktif.



  • Tutup jendela User Account.
  • Buka Command Prompt dengan cara klik tombol Start, pilih Run, ketik CMD kemudian tekan tombol Enter.
  • Pada Command Prompt, ketik net user guest password kemudian tekan tombol Enter.



  • Buka kembali User Account dan berikan password pada user guest.


  • Masukkan pasword dan kemudian restart komputer anda.
  • Setelah komputer restart, coba anda sharing salah satu folder pada komputer tersebut.
  • Akses komputer beserta folder yang baru saja anda buka melalui komputer lain. Jika tidak ada kesalahan, maka ketika anda mengaksesnya dari komputer lain, system akan meminta memasukkan password untuk mengakses komputer tersebut. Masukkan username guest dengan password yang sudah anda setting tadi.

Finish, folder yang anda sharing sudah terproteksi dengan password. Pengguna iseng yang tidak tahu password yang sudah anda setting tidak akan bisa membaca file maupun folder yang sudah anda sharing sebelumnya.

Komputer, Pengertian dan Kegunaannya


Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer pada awalnya dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut sebagai komputer.
Kata computer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung.

Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.
Sekalipun demikian, definisi di atas mencakup banyak alat khusus yang hanya bisa memperhitungkan satu atau beberapa fungsi. Ketika mempertimbangkan komputer modern, sifat yang paling membedakan mereka dari alat penghitung yang terdahulu ialah dengan pemrograman yang benar, semua komputer dapat mengemulasi sifat apa pun (meskipun barangkali dibatasi oleh kapasitas penyimpanan dan kecepatan yang berbeda), dan, memang dipercaya bahwa mesin sekarang bisa meniru alat perkomputeran yang akan diciptakan manusia di masa depan (meskipun niscaya lebih lambat). Dalam suatu pengertian, batas kemampuan ini adalah tes yang berguna karena mengenali komputer "maksud umum" dari alat maksud istimewa yang lebih awal. Definisi dari "maksud umum" bisa diformulasikan ke dalam syarat bahwa suatu mesin harus dapat meniru Mesin Turing universal. Mesin yang mendapat definisi ini dikenal sebagai Turing-lengkap, dan yang pertama kali muncul pada tahun 1940 di tengah kesibukan perkembangan di seluruh dunia. Lihat artikel sejarah perkomputeran untuk lebih banyak detail periode ini.
Komputer pribadi atau personal computer (PC) adalah istilah untuk komputer yang banyak diketahui orang pada umumnya sehingga banyak orang yang tak akrab dengan bentuk komputer selain komputer pribadi. Hanya orang-orang tertentu saja yang memakai istilah ini secara eksklusif untuk menunjukkan istilah yang lebih spesifik dan tepat.
Saat teknologi yang dipakai pada komputer digital sudah berganti secara dramatis sejak komputer pertama pada tahun 1940-an (lihat Sejarah perangkat keras menghitung untuk lebih banyak detail), komputer kebanyakan masih menggunakan arsitektur Von Neumann, yang diusulkan pada awal 1940-an oleh John von Neumann.
Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, "bus"
Di sistem ini, memori adalah urutan byte yang dinomori (seperti "sel" atau "lubang burung dara"), masing-masing berisi sepotong kecil informasi. Informasi ini mungkin menjadi perintah untuk mengatakan pada komputer apa yang harus dilakukan. Sel mungkin berisi data yang diperlukan komputer untuk melakukan suatu perintah. Setiap slot mungkin berisi salah satu, dan apa yang sekarang menjadi data mungkin saja kemudian menjadi perintah.
Memori menyimpan berbagai bentuk informasi sebagai angka biner. Informasi yang belum berbentuk biner akan dipecahkan (encoded) dengan sejumlah instruksi yang mengubahnya menjadi sebuah angka atau urutan angka-angka. Sebagai contoh: Huruf F disimpan sebagai angka desimal 70 (atau angka biner) menggunakan salah satu metode pemecahan. Instruksi yang lebih kompleks bisa digunakan untuk menyimpan gambar, suara, video, dan berbagai macam informasi. Informasi yang bisa disimpan dalam satu sell dinamakan sebuah byte.

Secara umum, memori bisa ditulis kembali lebih jutaan kali - memori dapat diumpamakan sebagai papan tulis dan kapur yang dapat ditulis dan dihapus kembali, daripada buku tulis dengan pena yang tidak dapat dihapus.
Ukuran masing-masing sel, dan jumlah sel, berubah secara hebat dari komputer ke komputer, dan teknologi dalam pembuatan memori sudah berubah secara hebat - dari relay elektromekanik, ke tabung yang diisi dengan air raksa (dan kemudian pegas) di mana pulsa akustik terbentuk, sampai matriks magnet permanen, ke setiap transistor, ke sirkuit terpadu dengan jutaan transistor di atas satu chip silikon.

Unit Pengolah Pusat atau CPU (Central processing Unit) berperan untuk memproses perintah yang diberikan oleh pengguna komputer, mengelolanya bersama data-data yang ada di komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan berkomunikasi dengan peranti input , output dan storage untuk melaksanakan instruksi yang saling terkait.
Dalam arsitektur von Neumann yang asli, ia menjelaskan sebuah Unit Aritmatika dan Logika, dan sebuah Unit Kontrol. Dalam komputer-komputer modern, kedua unit ini terletak dalam satu sirkuit terpadu (IC - Integrated Circuit), yang biasanya disebut CPU (Central Processing Unit).
Unit Aritmatika dan Logika, atau Arithmetic Logic Unit (ALU), adalah alat yang melakukan pelaksanaan dasar seperti pelaksanaan aritmatika (tambahan, pengurangan, dan semacamnya), pelaksanaan logis (AND, OR, NOT), dan pelaksanaan perbandingan (misalnya, membandingkan isi sebanyak dua slot untuk kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan "kerja" yang sebenarnya.
Unit kontrol menyimpan perintah saat ini yang dilakukan oleh komputer, memerintahkan ALU untuk melaksanaan dan mendapatkan kembali informasi (dari memori) yang diperlukan untuk melaksanakan perintah itu, dan memindahkan kembali hasil ke lokasi memori yang sesuai. Unit ini berfungsi mengontrol pembacaan instruksi program komputer.

Program Komputer adalah daftar besar perintah untuk dilakukan oleh komputer, barangkali dengan data di dalam tabel. Banyak program komputer berisi jutaan perintah, dan banyak dari perintah itu dilakukan berulang kali. Sebuah komputer pribadi modern yang umum (pada tahun 2003) bisa melakukan sekitar 2-3 miliar perintah dalam sedetik. Komputer tidak mendapat kemampuan luar biasa mereka lewat kemampuan untuk melakukan perintah kompleks. Tetapi, mereka melakukan jutaan perintah sederhana yang diatur oleh orang pandai, pemrogram."Programmer Baik memperkembangkan set-set perintah untuk melakukan tugas biasa (misalnya, menggambar titik di layar) dan lalu membuat set-set perintah itu tersedia kepada programmer lain". Sekarang ini, kebanyakan komputer dapat melakukan beberapa program sekaligus. Ini biasanya diserahkan ke sebagai multitasking. Pada kenyataannya, UPS melakukan perintah dari satu program, kemudian setelah beberapa saat, UPS beralih ke program kedua dan melakukan beberapa perintahnya. Jarak waktu yang kecil ini sering diserahkan ke sebagai irisan waktu (time-slice). Ini menimbulkan khayal program lipat ganda yang dilakukan secara bersamaan dengan memberikan waktu UPS di antara program. Ini mirip bagaimana film adalah rangkaian kilat saja masih membingkaikan. Sistem operasi adalah program yang biasanya menguasai kali ini membagikan
Sistem operasi adalah semacam gabungan dari potongan kode yang berguna. Ketika semacam kode komputer dapat dipakai secara bersama oleh beraneka-ragam program komputer, setelah bertahun-tahun, pemrogram (programmer) akhirnya memindahkannya ke dalam sistem operasi.
Sistem operasi, menentukan program mana yang akan dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan. Sistem operasi juga memberikan layanan (service) kepada program lain, seperti kode yang membolehkan pemrogram untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang terhubung pada komputer.

Bagian bagian Komputer :
Perangkat keras
Pemroses atau CPU sebagai unit pengolah data
Memori RAM, tempat penyimpanan data sementara
Hard drive, media penyimpanan data semi permanen
Perangkat masukan, media yang digunakan untuk memasukkan data untuk diproses oleh CPU, seperti mouse, keyboard, dan tablet
Perangkat keluaran, media yang digunakan untuk menampilkan hasil keluaran pemrosesan CPU, seperti monitor,speaker,plotter,proyektor dan printer

Perangkat lunak

Sistem operasi
Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware komputer. Sistem operasi yang biasa digunakan adalah Linux, Windows, dan Mac OS. Tugas sistem operasi termasuk (namun tidak hanya) mengatur eksekusi program di atasnya, koordinasi input, output, pemrosesan, memori, serta instalasi software.

Program komputer
Merupakan aplikasi tambahan yang dipasang sesuai dengan sistem operasinya
Slot pada komputer[sunting | sunting sumber]
ISA/PCI, slot untuk masukan kartu tambahan non-grafis
AGP/PCIe, slot untuk masukan kartu tambahan grafis
IDE/SCSI/SATA, slot untuk hard drive/ODD
USB, slot untuk masukan media plug-and-play (colok dan mainkan, artinya perangkat yang dapat dihubungkan ke komputer dan langsung dapat digunakan)

Jenis computer :
Komputer analog
Komputer pulsa
Mikrokomputer
Komputer rumah (home computer)
Komputer pribadi (PC)
Server
Mini komputer
Mainframe computer
Super komputer


Sumber : Wikipedia 

Menggabungkan Dua Harddisk Pada Satu Komputer



Hardisk, merupakan media storage atau media penyimpanan yang memuat semua data dalam komputer. Semua data yang ada pada komputer, baik berupa file audio, gambar, document word, dan jenis-jenis file lainnya kesemuanya ditampung di hardisk. Semakin banya data yang di miliki, maka semakin besar kapasitas hardisk yang di butuhkan.

Apabila kamu punya beberapa hardisk yang masih belum tergunakan, tidak ada salahnya untuk kamu pasangkan dalam PC yang sebenarnya sudah memiliki hardisk. Memasang dua hardisk dalam satu PC tentunya memberikan kamu kapasitas penyimpanan tambahan jika kapasitas hardisk yang satunya tidak cukup untuk menyimpan semua data-data penting.

Bagi kamu yang masih belum mengerti cara untuk menggabungkan dua hardisk dalam satu komputer, berikut tekniknya :

Letak jumper hardisk yang terinstal operating system (OS) harus di set di "master". Pasangkan kabel IDE pada slot IDE1 pada mainboard.
Cara pemasangan jumper untuk hardisk eksternal (hardisk penyimpan data) ada tiga macam:
pertama, letakkan jumper pada "slave" pasangkan kabel IDE di slot IDE1 pada mother oard.
Cara kedua, jumpernya master, pasangkan kabel IDE di slot IDE2 pada motherboard.
Cara ketiga, jumpernya slave, pasangkan kabel IDE di slot IDE2 pada motherboard.
Apabila menggunakan hardisk jenis SATA
Hardisk yang terinstal OS, kabel satan harus dipasang slot SATA pertama pada motherboard.

Demikian, semoga bisa dipahami. Pada saat memasangkan hardisk harap diperhatikan dengan seksama, karena pemasangan yang tidak sempurna akan menyebabkan komputer gagal booting.

Windows Vista


Microsoft pertama kalinya mengumumkan "Longhorn" pada bulan Juli 2001, bahkan sebelum peluncuran Windows XP pada bulan Oktober tahun yang sama. Pada awalnya, Longhorn diharapkan untuk mulai dijual pada kisaran tahun 2003 sebagai batu loncatan di antara Windows XP dan "Blackcomb" (sekarang dikenal sebagai "Windows 7"). Secara bertahap, "Longhorn" nyatanya dibangun dengan banyak fitur-fitur dan teknologi baru dari "Blackcomb", sehingga tanggal peluncurannya pun berkali-kali diundur. Microsoft kemudian mengumumkan pada 27 Agustus 2004 bahwa Perusahaan itu melakukan perubahan yang signifikan. Pembangunan "Longhorn" diulang kembali dan didasarkan pada basis program Windows Server 2003 relase canidate SP1. Beberapa fitur yang sebelumnya diumumkan, seperti WinFS, pun dibatalkan.
Setelah "Longhorn" dinamai menjadi Windows Vista, sebuah uji-beta program dimulai, melibatkan ratusan ribu sukarelawan dan perusahaan. 

Pada September 2005, Microsoft mulai meluncurkan Community Technology Previews (CTP) secara reguler bagi para penguji-beta. Rilis yang pertama adalah build 5219, didistribusikan bagi undangan yang hadir pada Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2005, dan juga dirilis bagi para penguji Microsoft Beta dan para pelanggan MSDN.
Dalam CTP-CTP berikutnya, Microsoft telah memperkenalkan banyak rencana-rencana fitur untuk produk finalnya, seperti sejumlah perubahan untuk antarmuka pengguna, yang didasarkan dari usulan balik dari para penguji-beta.

Windows Vista dianggap telah memiliki fitur yang lengkap dengan peluncuran build 5308 CRT, yang dirilis pada 22 Februari 2006. Pekerjaan yang menunggu para programer Microsoft hingga tanggal akan dirilisnya versi final nanti cenderung difokuskan pada stabilitas, kinerja, kompatibilitas aplikasi dan driver, serta dokumentasi.
James Allchin dalam sebuah wawancara menyatakan bahwa tidak akan ada versi "Release Candidate" (RC) seperti yang dilakukan pada versi-versi Windows yang sebelumnya. Microsoft sebaliknya hanya akan mengirimkan CTP hingga produk tersebut siap dipasarkan. Hanya saja dalam peluncuran Windows Vista Beta 2 bagi para penguji pada 23 Mei 2006, dan untuk umum pada 7 Juni 2006 melalui Microsoft's Customer Preview Program (bisa diunduh langsung ataupun dengan memesan DVD), Microsoft memberikan petunjuk bahwa akan ada release candidate untuk Windows Vista dengan menjanjikan sebuah Release Candidate 1 DVD kit untuk yang memesan DVD Beta 2.
Dalam roadmap Microsoft tampaknya rencana untuk tanggal rilis ke pabrikan adalah pada atau sebelum 25 Oktober 2006.
Windows Vista memiliki daftar panjang untuk ratusan fitur-fitur baru, fitur-fitur yang diubahkan, dan fitur-fitur yang ditingkatkan kemampuannya. Pada saat ini daftar fitur-fitur tersebut belum dipublikasikan secara lengkap oleh Microsoft. Namun, berbagai fitur yang akan dimasukkan ke dalam Windows Vista tersebut sudah mulai diperkenalkan melalui beberapa publikasi.

Windows Vista Starter
Mirip seperti Windows XP Starter Edition,edisi ini masih berteknologi 32-bit, edisi ini dibatasi untuk area lokal, terutama sebagai alternatif legal ketimbang penggunaan kopi bajakan. Pengguna edisi ini akan sangat dibatasi pemakaiannya, misalnya hanya bisa untuk memakai tiga program sekaligus dalam satu waktu, pembatasan koneksi jaringan, dan physical memory dibatasi hanya hingga 256MB.

Windows Vista Home Basic
Seperti Windows XP Home Edition,dengan teknologi 64-bit, fiturnya juga bertambah banyak. Tetapi tidak sebanyak edisi yang lain, Home Basic ditujukan bagi pengguna rumahan yang tidak memerlukan fasilitas lebih tinggi. Tema "Aero Glass" dengan efek transparan juga tidak akan termasuk dalam Edisi ini. Home Basic hanya mendukung hingga 8GB physical memory.
Windows Vista Home Premium
Didasari Windows Vista Home Basic, edisi ini memiliki tambahan dukungan fitur-fitur lebih tinggi yang ditujukan untuk segmen pengguna rumahan, seperti dukungan HDTV dan pembuatan menu DVD. Tambahan lainnya adalah games yang lebih banyak, dukungan untuk komputer tablet dan mobile, sistem enkripsi file, serta aplikasi manajemen foto. Edisi ini mirip dengan Windows XP Media Center Edition dan Tablet PC Edition. Home Premium mendukung hingga 16GB physical memory.

Windows Vista Business
Sebanding dengan Windows XP Professional, dan ditunjukan untuk pengguna bisnis. Fitur Media Center yang ada dalam Home Premium tidak dimasukkan dalam edisi ini, tetapi memiliki fasilitas IIS web server, dukungan faksimili, offline files, dukungan dual physical processor, Remote Desktop, kolaborasi P2P, dan mampu menangani hingga 128GB memori. Aktivasi produk tidak diperlukan untuk edisi ini.

Windows Vista Enterprise
Edisi ini ditujukan untuk segmen enterprise, dan merupakan edisi tingkat tinggi dari edisi Business. Fitur-fitur tambahannya di antaranya adalah versi sesi-tunggal dari Virtual PC, dukungan antarmuka multibahasa, BitLocker Drive Encryption, dan dukungan untuk aplikasi UNIX. Edisi ini tidak akan tersedia melalui saluran retail ataupun OEM, melainkan melalui Microsoft Software Assurance.

Windows Vista Ultimate

Edisi ini menggabungkan seluruh fitur-fitur Home, Premium, dan Enterprise. Dalam edisi ini juga ditambahkan dukungan pembuatan podcast (yang dialihbahasakan oleh Microsoft menjadi "blogcasting"), program peningkat-kinerja game (WinSAT), fasilitas DVD ripping, dan layanan online khusus untuk media yang dapat diunduh, serta opsi layanan pelanggan tambahan lainnya. Edisi Ultimate ditujukan sebagai edisi Vista yang paling impresif, ditujukan bagi para pengguna high-end, pemain game, para profesional multimedia, serta para pecandu PC. Seperti edisi Business dan Enterprise, aktivasi produk juga tidak diperlukan.

Sumber : Wikipedia

Mempercepat Kinerja Windows 7


Cara mempercepat kinerja windows 7 kamu  agar cepat dan stabil alias tidak lelet,kamu dapat melakukan langkah – langkah berikut : 

v     Visuality

     Ø  Menggunakan Visual Effects minimal

Menonaktifkan efek visual tertentu (atau semua) yang dapat meningkatkan kinerja. Untuk menonaktifkan efek visual, lakukan hal berikut:
Tekan tombol Windows dan saat menekannya, tekan tombol Pause/Break.
Pada jendela yang muncul, klik Advanced system settings di panel sebelah kiri.
Pada tab Advanced, di bawah Performance Section, klik Settings
Pada jendela Performance Options yang muncul, di bawah tab Visual Effects, menonaktifkan pilihan yang tidak perlu. Atau hanya memilih 'Adjust for best performance' akan menonaktifkan semua opsi.
Setelah menonaktifkan pilihan, klik Apply dan kemudian OK.

Ø  Menggunakan Efek Suara minimal

Klik Start. Pada tipe kotak pencarian dan tekan Enter mmsys.cpl
Pada jendela Sound yang muncul klik pada tab Sounds
Mengatur skema Sound ke 'No Sounds'
Setelah pengaturan selesai, klik Apply dan OK.

v Perangkat Lunak dan Layanan yang terkait

Ø  Jalankan program Anti - Virus yang terpercaya
Ø  Instal hanya perangkat lunak penting
Ø  Nonaktifkan atau membuat layanan yang tidak diperlukan
Beberapa proses yang mungkin tidak benar-benar diperlukan, secara default dibuat untuk memulai secara otomatis setelah sistem dijalankan. Windows akan mengkonsumsi RAM serta prosesor, memperlambat tugas-tugas penting lainnya. Cara terbaik adalah untuk menonaktifkannya . Untuk itu, lakukan hal berikut :
Klik Start. Pada tipe kotak pencarian services.msc dan tekan Enter
Buka Services & Applications > Services. kamu akan melihat jendela Services
Klik kanan pada service yang ingin kamu set ke manual atau disable. Jika layanan ini sudah dimulai, Stop dulu .
Setelah service ini dihentikan, sekali lagi klik kanan di atasnya dan pilih Properties.
Pada Startup, kamu dapat mengatur layanan untuk Manual, jika kamu akan menggunakannya nanti, atau Disable jika tidak dibutuhkan .

Ø  Menonaktifkan program Start-up yang tidak diinginkan

Beberapa program yang ditetapkan untuk memulai pada sistem start-up. Ini mungkin memperlambat proses start-up. Program yang tidak benar-benar diperlukan pada saat start-up dapat dinonaktifkan. Untuk ini, lakukan hal berikut:
Klik Start. Pada kotak pencarian tulis msconfig dan tekan Enter.
Pada System Configuration (lihat gambar), pilih Startup.
Hapus tanda centang pada kotak di samping proses-proses yang tidak penting untuk start-up. Ini akan menonaktifkannya.
Setelah kamu menonaktifkan proses, klik Apply dan OK.

v Hardisk

Ø  Bersihkan hardisk 

Hapus file yang tidak diinginkan, seperti file temp, download file program, recycle bin, dll. bisa menggunakan opsi Disk Cleanup untuk melakukan hal ini, sebagai berikut:
Klik Start > All Programs > Accessories > System Tools > Disk Cleanup
Sistem ini pertama akan menghitung berapa banyak ruang dapat dibebaskan dengan cara ini. Pada Disk Cleanup (lihat gambar) yang muncul, pilih file yang perlu dihapus di bawah Files untuk menghapus daftar.
Utuk menghapus 'System Restore' dan 'Shadow Copy' file, klik "Clean up file sistem" pada "More Options" tab

Ø  Aktifkan Write caching pada perangkat

Ini adalah pilihan yang memungkinkan OS untuk flush data yang diubah ke hardisk saat sistem idle, sehingga kinerja tidak terpengaruh saat digunakan. Untuk memungkinkan hal ini, lakukan hal berikut:
Tekan tombol Windows dan saat menekannya, tekan tombol Pause/Break.
Pada jendela yang muncul, klik pada Device Manager di sebelah kiri.
Pada jendela berikutnya yang muncul, memperluas Disk drive.
Daftar drop-down akan menampilkan hardisk. Klik kanan dan pilih Properties.
Klik tab Policies di jendela Device Properties (lihat gambar).
Centang kotak di sebelah "Enable write caching on the device"
Kamu dapat juga memeriksa kotak di samping "Turn off Windows write-cache buffer flushing on the device" dan kemudian klik OK
.
Ø  Lakukan Disk Defragmentation

Ketika tidak ada ruang yang cukup untuk menyimpan dalam hardisk, OS membagi file menjadi beberapa bagian dan menyimpannya di daerah yang berbeda pada hardisk. Defragmenting memungkinkan semua bagian yang akan disimpan dalam lokasi memori yang berdekatan. Untuk defragmenting disk yang lakukan hal berikut:
Klik Start > All Programs > Accessories > System Tools > Disk Defragmenter
Dalam jendela yang muncul, klik pada drive yang ingin kamu defragment dan kemudian klik Analyze disk.
Ini akan membutuhkan waktu yang lama untuk proses tersebut. Setelah selesai klik Defragment disk.
Selesai,selamat mencoba.
Baca juga cara Merawat dan Menjaga Harddisk supaya selalu Tetap Stabil DI SINI

Berlangganan Artikel Via E-Mail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...